Direct Trick by GrafisTV



Virtual Set sebenarnya bukanlah teknologi baru. Bahkan beberapa TV kelas dunia mulai meninggalkan (baca: mengurangi) peranan virtual set. Sebelum punya grand studio, selama 4 tahun pertama, stasiun Metro TV bahkan hanya mengandalkan satu ruang kecil 4m x 6m berwarna biru untuk menayangkan sebagian besar siarannya.
Dari ruangan kecil tersebut hadir ke pemirsa puluhan set dengan berbagai ukuran dan bentuk. Mulai dari lapangan basket, ruang perpustakaan, landscape gedung bertingkat, hingga newsroom. Bagaimana ruang ajaib tersebut bekerja?

Virtual set adalah satu bentuk teknologi pengembangan dari "Chroma key" set. Pengambilan gambar dilakukan di sebuah ruangan dengan latar belakang warna flat biru, atau hijau, atau merah. Chroma key set bekerja dengan cara menghilangkan warna (biru, hijau, atau merah) tersebut, untuk diisi dengan gambar background yang statis. Sehingga yang tampak di layar adalah gambar talent, atau narasumber dengan latarbelakang gambar grafis, bisa still atau video yang bergerak. 

Perbedaan mendasar dari Virtual Set dan Chroma Key adalah pada tracking systemnya. Jika background dari chroma key adalah gambar statis, di virtual set gambar background akan menyesuaikan dengan pergerakan kamera. Pergerakan kamera tersebut dikenali berkat adanya alat yang dipasang di kamera studio bernama "tracker box".

Sinyal dari tracker box mengirimkan data-data posisi, zoom, dan pan dari kamera ke komputer, lalu komputer akan mensinkronisasi gambar background dengan posisi kamera studio. Gambar dari komputer dan gambar dari kamera digabung menjadi satu kesatuan (di-compose) sehingga terlihat seolah-olah talent berada dalam sebuah studio yang utuh.Semua proses tersebut bisa dilakukan secara live atau langsung.

Kehadiran virtual set menjadikan ajang kreativitas tanpa batas, dimana rancangan set tidak dibatasi oleh kendala ukuran, bahan, dan lokasi. Background virtual set berbentuk ruang trimatra (3D), sehingga eksplorasi ruangan bisa disimulasikan dengan realistis. Penerapan virtual set pun menjadi berkembang dan diberdayagunakan lebih dari sisi fungsi dan kodratnya sebagai mesin virtual set.

Misalnya menampilkan data-data grafis, atau yang sekarang sedang dikembangkan para awak grafis Metro TV, yaitu teknologi hologram. Beberapa virtual set tidak menggunakan 3D, tetapi 2.5D, dimana tracking system tetap dipakai, tetapi background adalah papan datar seperti backdrop. (Grafistv)
 




0 Comment:

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

Thanks 4 Comment...